Selasa, 13 November 2012

Asap Cair Tempurung Kelapa Sawit


Bahan : Tempurung Kelapa 100kg

Alat : Drum 100kg, Kompor, Pipa penyalur asap, drum penampung asap, kondensor, penampung cairan

Cara buat : masukkan seluruh tempurung kelapa ke dalam drum tertutup dan yang terhubung pipa saluran asap

Bakar selama 6-8 jam. Asap akan keluar melalui pipa dan masuk ke drum penampung asap. Asap akan mulai mengembun menjadi cairan. Jadilah asap cair sebanyak 25 liter. Asap cair yang dihasilkan masih berupa asap grade C (masih mengandung ter sehingga warna coklat pekat).Cocok untuk penggumpalan karet dan pengawetan kayu.

Jika ingin dipakai sebagai pengawet makanan harus endapkan grade C selama minimal 1 minggu, untuk endapkan ter. Saring dengan zeolit, destilasi ulang asap cair grade C tersebut. Destilasi dilakukan pada suhu 120-150 derajad C.

pangkatKU


I. Urutan Kepangkatan TNI

Nama PangkatSingkatanSimbolLetak
PERWIRA TINGGI


Jenderal Besar *)
 
Pundak


Jenderal**)


Jend.


Letnan Jenderal **)
Letjen

Mayor Jenderal **)
Mayjen
Brigadir Jenderal **)Brigjen
PERWIRA MENENGAH


Kolonel


Kol.
 
Pundak



Letnan Kolonel


Letkol
MayorMay.
PERWIRA PERTAMA



Kapten



Kapt.
 Pundak




Letnan Satu



Lettu
Letnan DuaLetda
BINTARA TINGGI



Pembantu Letnan Satu

Peltu
 Pundak

Pembantu Letnan Dua
Pelda
BINTARA



Sersan Mayor


Serma
 Lengan



Sersan Kepala


Serka



Sersan Satu


Sertu
Sersan DuaSerda
TAMTAMA


Kopral Kepala

Kopka
 Lengan



Kopral Satu



Koptu


Kopral Dua


Kopda



Prajurit Kepala


Praka


Prajurit Satu

Pratu

Prajurit Dua
Prada
Catatan :
*) Di Indonesia hanya ada tiga Jendral besar yang tercatat dalam sejarah yaitu Jendral Besar Soedirman, Soeharto dan A.H. Nasution.
**) Berikut tabel Perbedaan Istilah Kepangkatan antara TNI AD dengan TNI AL dan AU yaitu :
TNI ADTNI ALTNI AU
Jenderal BesarLaksamana BesarMarsekal Besar
JenderalLaksamana LautMarsekal
Letnan JenderalLaksamana MadyaMarsekal Madya
Mayor JenderalLaksamana MudaMarsekal Muda
Brigadir JenderalLaksamana PertamaMarsekal Pertama

II. Urutan Kepangkatan POLRI

Nama PangkatSingkatanSimbolLetak
PERWIRA TINGGI
 Pundak

Jenderal Polisi
Jend. Pol

Komisaris Jendral Polisi
Komjen Pol


Inspektur Jenderal Polisi
Irjen Pol

Brigadir Jenderal Polisi
Brigjen Pol
PERWIRA MENENGAH


Komisaris Besar Polisi


Kombes Pol
 Pundak


Ajun Komisaris Besar Polisi
AKBP

Komisaris Polisi
Kompol
PERWIRA PERTAMA


Ajun Komisaris Polisi
AKP Pundak

Inspektur Polisi Satu
Iptu

Inspektur Polisi Dua
Ipda
BINTARA TINGGI


Ajun Inspektur Polisi Satu
Aiptu Pundak


Ajun Inspektur Polisi Dua
Aipda
BINTARA


Brigadir Polisi Kepala

Bripka
 Pundak


Brigadir Polisi

Brippol


Brigadir Polisi Satu

Briptu

Brigadir Polisi Dua
Bripda
TAMTAMA


Ajun Brigadir Polisi
Abrippol Pundak

Ajun Brigadir Polisi Satu
Abriptu

Ajun Brigadir Polisi Dua
Abripda

Bhayangkara Kepala
Bharaka


Bhayangkara Satu

Bharatu

Bhayangkara Dua
Bharada

III. Urutan Kepangkatan dan Golongan PNS

Nama PangkatGolonganRuang
GOLONGAN IV
Pembina UtamaIVe
Pembina Utama MadyaIVd
Pembina Utama MudaIVc
Pembina Tingkat IIVb
PembinaIVa
GOLONGAN III
Penata Tingkat IIIId
PenataIIIc
Penata Muda Tingkat IIIIb
Penata MudaIIIa
GOLONGAN II
Pengatur Tingkat IIId
PengaturIIc
Pengatur Muda Tingkat IIIb
Pengatur MudaIIa
GOLONGAN I
Juru Tingkat IId
JuruIc
Juru Muda Tingkat IIb
Juru MudaIa

Perkiraan Pangkat Ketika Pensiun

Berikut ini daftar perkiraan Pangkat ketika Pensiun dan umur pertama kali masuk. Adapun perkiraan ini berdasarkan pangkat reguler atau struktural yang kenaikan pangkatnya setiap 4 tahun.  Prediksi umur pensiun di batasi hingga umur 56 tahun dalam tabel ini.
Perkiraan  pangkat antara usia masuk dengan pensiun (Klik gambar untuk memperbesar)
I. Perkiraan Pangkat Pensiun TNI dan Polri
II.  Perkiraan Pangkat Pensiun PNS
Sekali lagi perhitungan perkiraan diatas berdasarkan sistem kepangkatan struktural/reguler.   Hal yang mempengaruhi perjalanan karier kepangkatan pegawai diantaranya seperti penghargaan, kenaikan jabatan karena faktor tertentu, jabatan fungsional, jabatan teknis, eselon, dan faktor lainnya.
Semoga Bermanfaat,
Source : wikipedia/sumber lainnya

Sabtu, 24 Maret 2012

OTAK

10 Kebiasaan Buruk yang Membuat Otak Mengecil

Otak merupakan organ terprnting dalam tubuh manusia sehinga harus di jaga dengan baik agar otak tidak menjadi rusak, mungkin kamu tidak akan sadar jika kebiasan buruk seperti tidak sarapan kurang tidur hingga jarang bicara dapat membahayakan otak kamu menjadi mengecil, otak mengecil disebapkan sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Nah kalu sudah banyak sel yang rusak sudah pasti akan mengangu kinerja otak pastinya akan berdampak buruk pada kesehtan kamu. Nah berikut ini ada 10 Kebiasaan Buruk yang Membuat Otak Mengecil sperti di kutip dari detik.com kamu mau tahu kebiasan buruk apa itu simak berikut ini.

1. Tidak sarapan
Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut.

2. Galak
Emosi yang meledak-ledak karena terlalu mudah bereaksi bisa membuat pembuluh darah mengalami pengerasan. Jika pengerasan itu terjadi di pembuluh darah otak, maka kemampuannya akan menurun dan lama-kelamaan ukuran otak juga mengecil.

3. Merokok
Beberapa jenis penyakit degeneratif atau penyakit yang disebabkan oleh proses penuaan bisa dipercepat oleh racun-racun di dalam asap rokok. Alzheimer atau salah satu jenis kepikunan merupakan satu di antaranya.

4. Terlalu banyak gula
Otak bisa menyusut karena kekurangan gula saat tidak sarapan. Sebaliknya, terlalu banyak gula di dalam darah juga mempengaruhi penyerapan protein sehingga pertumbuhan otak terhambat.

5. Polusi udara
Untuk bisa bekerja dengan optimal, otak butuh suplai oksigen yang cukup dari udara pernapasan. Polusi udara terutama gas karbon monoksida bisa membajak fungsi sel-sel darah merah dalam mendistribusikan oksigen, sehingga fungsi otak mengalami gangguan.

6. Kurang tidur
Otak juga butuh istirahat, karena itu kualitas tidur benar-benar sangat mempengaruhi fungsi otak. Kurang tidur bisa membuat sel-sel otak lebih cepat mengalami kerusakan.

7. Tidur dengan kepala ditutup bantal
Menutupi kepala dengan bantal saat tidur berarti menghalangi pertukaran udara, sehingga gas buang karbon dioksida terhirup kembali ke paru-paru. Ruangan untuk menampung oksigen akhirnya berkurang, sehingga tidak bisa didistribusikan dengan maksimal ke otak.

8. Berpikir keras saat sedang tidak sehat
Selain saat tidur, otak juga perlu diistirahatkan saat tubuh sedang sakit. Memaksakan diri untuk berpikir keras saat sakit akan membuat otak bekerja makin tidak efisien dan akhirnya cepat rusak.

9. Jarang bicara
Percakapan yang cerdas dan berbobot sangat membantu perkembangan otak. Jika jarang digunakan untuk berdiskusi dan saling bertukar pikiran, maka otak akan tumpul dan sel-sel di dalamnya tidak berkembang.

10. Kurang dirangsang
Seperti kata pepatah, otak ibarat pisau yang harus diasah terus menerus agar tidak tumpul. Membaca buku dan mempelajari hal baru merupakan beberapa contoh rangsangan untuk menjaga otak tetap tajam, sehingga lebih awet sampai lanjut usia.
Setelah membaca informasi ini alangkah baiknya kamu tidak melakukan kebiasan buruk di atas agar otak kamu tetap sehat.

(Sumber : PS)

INDERA PERASA (LIDAH)


Selama bertahun-tahun, diketahui lidah mampu merasakan empat rasa, yakni manis, asam, asin dan pahit. Kemudian muncul rasa kelima, gurih. Kini rasa keenam juga muncul. Apa itu?

Beberapa orang memiliki indera perasa keenam untuk lemak dan bagi mereka di mana indera ini kurang kuat, akan lebih bisa menerima rasa tersebut. Hingga kini, terdapat anggapan keinginan memakan makanan berlemak terkait sistem sensor di mana beberapa orang tertarik pada bau dan teksturnya.

Kini para ilmuwan yakin, sebuah varian genetik membuat beberapa orang lebih sensitif pada molekul lemak. Para ilmuwan di Washington University School of Medicine menemukan, orang obesitas yang menginginkan makanan berlemak terkait pada tingkat reseptor CD36.
Mereka yang memiliki tingkat CD36 tinggi, lebih baik dalam mendeteksi keberadaan makanan berlemak.

“Temuan ini bisa digunakan merawat orang obesitas agar sensitif pada lemak,” tutup profesor peneliti Nada Abumrad, seperti dikutip DM.

(Sumber : http://www.facebook.com/Pmi.Kota.Banjarmasin)

Kamis, 22 Maret 2012

KOMERSIL SAWIT INDONESIA

Sinar Mas: perang dagang gerus prospek sawit



Pontianak (ANTARA News) - Pemimpin Sinar Mas Grup Wilayah Kalimantan Barat Susanto menegaskan, adanya perang dagang secara perlahan menggerus prospek pengembangan kelapa sawit di Indonesia.

"Saat ini banyak isu-isu yang disebarkan sengaja untuk menekan pengembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia, karena itu masyarakat kita jangan mudah terpancing isu-isu yang belum tentu kebenarannya," kata Susanto saat dihubungi dari Pontianak, Rabu.

Ia menjelaskan, ancaman perang dagang yan berawal dari isu tak benar tentang sawit itu sebenarnya pernah dialami komoditas lain, yakni gula. Dahulu Indonesia salah satu produsen gula terbesar di dunia, tetapi sekarang malah negara pengimpor gula akibat kalah perang dagang.

"Apakah hal itu mau terulang pada pengembangan kelapa sawit yang kini posisi Indonesia sebagai pengekspor `crude palm oil` (CPO, minyak kelapa sawit) terbesar di dunia, karena kalah perang dagang," kata CEO Perkebunan Kelapa Sawit Sinar Mas Wilayah Kalbar Susanto.

Data dari "Oilworld", Indonesia merupakan negara produsen minyak sawit terbesar sejak tahun 2006, dan mengalahkan Malaysia yang dulu menguasai industri sawit dunia. Tahun 2005 produksi minyak sawit Indonesia masih 14 juta ton/tahun, di bawah Malaysia yang saat itu 15 juta ton/tahun.

Di tahun 2006 produksi minyak sawit Indonesia meningkat menjadi 16,5 juta ton/tahun, sementara produksi minyak sawit Malaysia di bawahnya. Kemudian tahun 2008 produksi Malaysia sebesar 18,5 juta, Indonesia tembus 20 juta ton dan tahun 2009 produksi minyak sawit Indonesia meningkat lagi menjadi 21 juta ton, Malaysia malah menurun.

Menurut Susanto, ancaman perang dagang sudah dimulai. Ia mengutip hasil analisis konsultan sawit terkemuka dari Inggris James Fry, yang meramalkan 2030 daya saing minyak sawit jauh menurun dibandingkan minyak nabati lainnya akibat biaya produksi membengkak.

Menurut James, awal tahun 2000 biaya produksi minyak sawit paling rendah dibandingkan dengan biaya produksi minyak kedelai, "rapeseed" dan minyak bunga matahari yang diproduksi negara-negara di Eropa dan AS. Biaya produksi minyak sawit sekitar 220 dolar AS/ton, setengahnya dari biaya produksi minyak nabati lainnya sekitar 440 dolar AS/ton.

James memprediksikan keadaan lebih parah tahun 2030, karena biaya produksi minyak sawit Indonesia akan melonjak mendekati angka 350 dolar AS/ton, sedangkan biaya produksi minyak nabati lain terus menurun hingga di bawah biaya produksi minyak sawit Indonesia.

Peningkatan biaya produksi minyak sawit Indonesia, menurut James yang dikutip Susanto, disebabkan banyak faktor, di antaranya beragam isu negatif yang dihembuskan tentang sawit, mulai dari minyak sawit yang mengganggu kesehatan hingga isu lingkungan efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.

"Tapi, sesungguhnya isu negatif itu hanyalah trik `perang dagang` dari negara produsen minyak nabati lainnya, yang sadar tidak mampu menyaingi Indonesia dalam produksi minyak kelapa sawit," katanya.

Karena itu, kata Susanto, analisis James hendaknya diantisipasi dan ditanggapi serius oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia, agar pengembangan minyak sawit tidak terhalang faktor isu negatif tersebut.

Susanto optimistis dengan masih luasnya sumber daya alam berupa lahan dan sumber daya manusia seperti di Provinsi Kalbar, produksi minyak sawit bisa terus ditingkatkan.

"Tetapi peluang itu akan hilang kalau masyarakat tidak sama persepsinya tentang sawit. Masyarakat perlu memberikan pandangan positif terhadap pengembangan kelapa sawit," katanya.

Ia menungkapkan, pengembangan perkebunan sawit telah ikut berperan dalam pengentasan warga dari kemiskinan dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar. Karena dari setiap 100 hektare kebun kelapa sawit memerlukan sedikitnya 55 tenaga kerja sarjana, terdiri atas pekerja langsung 25 orang dan tidak langsung 30 orang.

Perkebunan kelapa sawit juga punya misi mengentaskan kemiskinan dengan menjadikan buruh tani sebagai pemilik dengan penghasilan Rp30 juta/hektare/tahun, atau meningkat jauh dibanding penghasilan petani padi ladang Rp10 juta/hektare/tahun, berdasarkan data BPS tahun 2009.

Sejak tahun 2010 Sinar Mas Grup, dalam pengembangan sawit agar berdampak positif ke masyarakat, menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dan perguruan tinggi lainnya di Indonesia sebagai tim independen untuk meneliti dan menilai terkait banyaknya isu-isu seputar pengembangan sawit di Kalbar.

Ia mengatakan, Sinar Mas dalam perkembangannya, selain membuka akses wilayah terpencil dengan membangun infrastruktur jalan, juga turut meningkatkan kualitas pendidikan putra daerah, dengan memberi beasiswa kepada 200 siswa yang baru lulus pendidikan SMA ke Institut Pertanian Bogor dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian sejak tahun 2009.

"Beasiswa ini terbuka untuk putra Kalbar setiap tahunnya," kata Susanto.
(U.A057/Z004)

Editor: Ruslan Burhani